-->

Ad Unit (Iklan) BIG

Contoh Cerita Pengalaman Liburan Ke Air Terjun Kampung Halaman

Post a Comment

Triprofik.com-halaman ini akan membagikan contoh cerita pengalaman liburan ke air terjun dikampung halaman yang dekat dengan rumah saya, kebetulan sekali bagi kamu yang menemukan artikel ini bisa dijadikan contoh untuk tugas dari guru kelas, semoga bisa mengambil manfaatnya dalam mengarang cerita.

11 Juni 2021

Aku rofik seorang yang suka dengan petualangan baik kegunung atau kekota besar, saat itu tepatnya bulan juni ditahun 2021 aku pergi ke sebuah air terjun yang dekat dengan rumahku, namun masih butuh perjuangan untuk bisa sampai kesana, karena air terjun letaknya disebuah gunung di ujung timur Argopuro. Air terjun ini diberinama senancak yaitu air terjun yang jatuh dari atas gunung kemudian turun melewati aliran sungai dibawahnya.

Aku berangkat dari rumah tepat jam 11 siang dengan seorang teman yang bernama Ferdi, dia selalu ikut jika ada kesempatan untuk mengantarkan aku, karena dialah yang tahu lokasinya, sehingga aku tidak perlu khawatir lagi untuk bisa sampai di air terjun tersebut.

Baca Juga: Contoh recount text tentang liburan ke kampung halaman

Perjalanan selama 1 jam lebih dengan melewati jalan beraspal, tanah dan bebatuan licin, jika tidak begitu mahir dalam membawa motor mungkin sudah jatuh disana, karena jalanan yang dipenuhi bebatuan cukup tinggi dari dataran tanah. Fungsi diadakannya bebatuan ini untuk membuat pengguna jalan tidak licin melewatinya, karena meskipun lebarnya hanya setapak saja namun jalan ini lebih sering digunakan oleh petani kopi setempat sehingga sangat bermanfaat sekali bagi mereka.

air terjun suco maesan 

Cerita pendek tentang air terjun 

Pertamakali kami melewati mulusnya jalan beraspal, kemudian melawati jalan cor dan dilanjutkan dengan jalan bebatuan yang cukup besar sehingga harus pelan dan berhati-hati, beberapa menit kemudian kami melewati kebun kopi yang sangat lebat sekali, vegetasi hutan masih alami, suara burung dan hewan masih terdengar syahdu tapi ada nuasa takut dalam diri kami.

Jalan setapak yang kami lewati hanya cukup 1 motor saja, jika ada motor lain dari lawan arah maka harus bergantian untuk melewati jalan tersebut, sesekali kami bertemu petani kopi yang sedang memanen hasil kopinya, ada yang membawanya dengan motor yang sudah dimodif khusus untuk mengangkut hasil panen kopi tersebut, rata-rata mereka anak muda dan remaja sedangkan untuk ibu-ibu dan orang tua lebih fokus memetik kopinya saja.


Setelah beberapa menit perjalanan kami menemukan persimpangan, untungnya ferdi masih ingat jalan itu meskipun sempat ragu, namun dengan kayakinan tinggi hingga akhirnya kami berada di titik terakhir dan bertemu dengan petani kopi lainnya, kamipun bertanya jalan menuju air terjun senancak.

Jalanya sangat terjal sekali dan sangat sulit untuk dilewati sepeda motor, kamipun memutuskan untuk jalan kaki, sekitar 200 meter kami sampai diair terjun senancak ini, suasananya sangat sepi, air yang jatuh dari atas sangat dingin sekali sehingga aku tidak dapat mandi disana karena terlalu dingin air yang jatuh dari terjun tersebut.

Recount text tentang liburan ke air terjun

Ferdipun yang sebelumnya pernah kesini akhirnya bisa mandi juga, setelah selesai berfoto-foto kami melanjutkan untuk pulang, seperti pada awalnya, pulangpun masih penuh dengan perjuangan serta kehati-hatian dalam mengendarai sepeda motor, jurang yang ada di kanan jalan sangatlah dalam, jadi kelincahan dalam membawa motor sangat dibutuhkan disini.

Tepat jam 3 sore kamipun sampai dirumah, setelah sholat dan makan, kami istirahat karena sudah capek jalan seharian.


Itulah cerita singkat kami dalam expedisi menuju air terjun yang dekat dengan kampung halaman, demikianlah artikel ini yang membagikan contoh cerita pengalaman liburan ke air terjun, semoga bisa memberikan manfaat untuk kamu yang sedang membutuhkannya.



Rofik86
Seorang yang berpegang teguh pada komitmen dan tentunya sangat setia pada seorang wanita

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter
close