Asal usul Gunung Toba dan pulau Samosir yang menjadi sebuah Danau indah dan menakjubkan

PERHATIKAN DAERAH SEKITARMU

Data Covid-19 Indonesia

Positif
Sembuh
Meninggal

Postingan terbaru

Asal usul Gunung Toba dan pulau Samosir yang menjadi sebuah Danau indah dan menakjubkan

,

Triprofik Seperti yang kita ketahui Danau Toba merupakan Danau terbesar di Asia Tenggara, dengan adanya sebuah pulau Samosir yang tepat berada di tengah Danau Toba, keindahan yang membuat wisatawan ingin mengunjungi Danau indah dan terbesar ini, oleh sebab itu Danau Toba mulai dikenal oleh wisatawan Mancanegara, banyak turis yang berdatangan demi melihat indahnya Danau Toba dan pulau Samosir.

Danau Toba memiliki luas 100 km dengan 30 km sehingga dijadikan Danau terbesar di Asia Tenggara.


Asal Mula Danau Toba dari sudut pandang Ilmiah
Biasanya yang banyak kita ketahui tentang Danau Toba ialah dari sudut pandang cerita rakyatnya dari sejak dulu secara turun-temurun, namun kali ini Triprofik akan mengulas dari sudut pandang Ilmiahnya sehingga terbentuklah Danau Toba.

Danau Toba adalah sebuah Danau yang terbentuk dari letusan vulkanik yang terjadi dari gunung berapi pada Gunung Toba, sehingga para Ilmuan memperkirakan kejadian letusan tersebut terjadi pada beribu-ribu tahun  yang lalu, yaitu sekitar 73.000 hingga 75.000 tahun yang lalu.

Letusan gunung Toba merupakan letusan terdahsyat yang terjadi pada saat itu, hingga menewaskan ribuan orang dan hewan yang hidup disekitar gunung Toba, maka letusan ini dinamakan  the Youngest Toba Tuff yang melepaskan 2800 meter kubik magma keudara.

Ledakan tersebut menghasilkan 150 megatron TNT, mengalahkan ledakan Bom Atom yang dijatuhkan di Kota Hiroshima pada masa perang ke dua II yang memiliki daya ledak 0.015 megatron, dalam artian ledakan tersebut masih lemah 10.000 kali dari letusan gunung Toba, 

Selama ini Gunung Toba sudah mengalami letusan tiga kali dalam kurun waktu yang berdekatan, yang mana letusan tersebut terjadi pada:

1. 800.000 tahun
Letusan yang pertama ini terjadi sekitar 800.000 tahun yang lalu, sehingga terbentuklah kaldera yang terletak di selatan Danau Toba saat ini, Kaldera ini mencangkup daerah porsea dan prapat.

2. 500.000 tahun 
Letusan yang kedua kalinya terjadi sekitar 500.000 tahun silam, yang jaraknya sekitar 3 tahun dari letusan yang pertama, namun letusan ini dengan skala yang cukup kecil dibanding dengan letusan yang pertama, namun menyebabkan terbentuknya kaldera yang berada di sisi utara Danau Toba, hingga kini kaldera tersebut bisa dijumpai pada perbatasan Haranggaol dan Silalahi.

3. 73.000 sampai 75.000 tahun
Untuk letusan yang ketiga kalinya memang begitu sangat dasyatnya yang hampir memusnahkan manusia, Konon letusan ini yang membentuk Danau dan sebuah pulau, sehingga menutupi sinar matahari selama 6 tahun, bisa dikatakan letusan tersebut merupakan kiamat pertama yang ada didunia kala itu, Letusan yang paling mematikan sepanjang sejarah.

Letusan ini menghamburkan jutaan asam sulfat ke Udara sehingga menutupi sinar matahari dan pembekuan selama 1000 tahun.

Asal usul Danau Toba dari sudut pandang Mitologi atau cerita rakyat dari turun temurun

Pastinya anda sudah mendengar cerita rakyat yang mengawali dari terbentuknya danau Toba, baik itu dari dongeng yang dibacakan sebelum tidur atau memang menerima pelajaran saat SD dulu, entahlah yang penting sudah mengingat sedikit cerita tersebut, namun disini Triprofik akan mengulas kembali cerita tersebut dengan singkat.

Konon pada jaman dulu hiduplah seorang pemuda yang bernama Toba, dia seorang petani yang rajin dalam bekerja seharinya-harinya, sebagai seorang petani biasa, Toba sudah mencapai titik kesuksesannya dengan menyulap tanah yang ada disekitarnya menjadi subur dan menghasilkan tanaman yang baik.

Selain berprofesi sebagai petani Toba juga hoby memancing, dan setelah selesai bekerja disawahnya Toba mulai inisiatif untuk pergi memancing disebuah sungai, dengan peralatan seadanya Toba pergi kesungai dan memulai memasang umpan diujung pancingnya.

Sekian lama Toba menunggu ujung pancingnya ditarik ikan, namun pada hari itu keberuntungan pada Toba belum dicapainya, sehingga membuat Toba mulai  jenuh dan ingin mengakhiri kegiatan memancingnya, namun pada saat hampir memutuskan pulang, ujung pancing yang tadinya hening saja, kini mulai ditarik-tarik dan bergerak, itu tandanya pancing Toba mulai berhasil menangkap ikan yang terjebak.

Dengan segera Toba menarik pancingnya dan mendapatkan ikan mas yang besar dan cantik, dengan senang hati Toba pulang dan ingin segera memasaknya, setelah segala persiapan sudah terlaksana mulai dari bumbu dan berbagai rempah-rempah, kini saatnya memasak hasil tangkapannya.

Namun dengan bergumam dalam benaknya, " sayang sekali jika ikan ini saya potong dan dimasak, ikan ini begitu cantik dan indah dengan sisik kuningnya, akhinya ikan tersebut tidak jadi dimasak, namun dirawat dengan sebaik mungkin oleh Toba.


Keesokan harinya seperti biasa Toba berangkat bekerja kesawah sebagai petani, namun setelah pulang dari bekerja, dengan ajaibnya makanan yang ada didapurnya sudah siap saji dengan lauk pauk yang lengkap, sehingga terjadi begitu setrusnya, dari hari kehari.

Namun Toba merasa ada kejangggalan yang membuat pikiran Toba tak henti memikirkan siapa yang memasak masakan tersebut, lalu Toba mulai mengambil sebuah rencana untuk mengetahui siapa yang memasak masakan setiap harinya.

Pada pagi harinya Toba mulai berangkat bekerja kesawah dengan berpura-puira berangkat dan bersembunyi di balik pohon agar tidak dicurigai oleh seseorang yang memasak dalam rumahnya, lalu setelah beberapa menit kemudian asap mulai mengepul dari atap dapurnya, dengan segera Toba memasuki rumahnya dan menemui seorang wanita cantik yang memasak didapurnya.

Siapa kamu? kata Toba, Aku Ikan emas yang kamu tangkap itu, dan ini sebagai tanda terimaksih kepadamu karena sudah merawatku selama ini, akhinya Toba mengizinkan Wanita tersebut untuk tinggal dirumahnya.

Lama-kelamaan benih cinta tumbuh diantara meraka berdua, lalu Toba berencana ingin menikahinya dengan syarat tidak boleh menceritakan jati diri istrinya bahwasanya dia berasal dari ikan cantik yang menjelma. syarat tersebutpun disetujuinya, hingga terjadilah pernikahan tersebut.

Setahun kemudian pasangan suami istri tersebut dikarunia anak laki-laki yang bernama Samosir, samosir mulai tumbuh menjadi anak-anak dan mulai remaja, pada suatu hari samosir ditugaskan mengantarkan bekal untuk sang ayah Toba, namun karena samosir mempunyai kelainan, yaitu suka makan banyak, sehingga ditengah perjalanan perut Samosir merasa lapar.

Tanpa disadari Samosir telah memakan bekal untuk Ayahnya, setibanya di hadapan sang Ayah, samosir dengan membawa bekal yang sudah habis dimakan dirinya, lalu sang ayah murka dan berkata dasar anak ikan.

Kemudian Samosir pergi kerumahnya dengan menangis dan bilang pada ibunya kalau saya anak ikan, lalu sang ibu jelmaan ikan tersebut menyuruh Samosir agar segera pergi kegunung dan sang Ibu menceburkan kesungai, tak lama dari itu, datanglah Badai hingga menghantam desa dan daerah tersebut, debit air entah dari mana mulai berdatangan dari segala penjuru.

Toba mulai menyesal dengan kata-katanya, setelah itu Toba Musnah ditelan bencana tersebut sehingga terbentuklah sebuah Danau dan pulau Samosir ditengahnya.

Begitulah petikan carita asal mula Danau Toba dan pulau Samosir dari dua sudut pandang.

Hikmah yang dapat kita petik dari cerita tersebut begitu banyak dan mengalir saja, maka dari itu janganlah mengatkan hal yang buruk pada anak sendiri meskipun mereka bersalah, katakanlah hal yang baik agar mereka menjadi lebih baik.


Mungkin Anda Juga Ingin Baca

TerPopuler