Danau Maninjau, Salah satu Panorama alam dari Sumatra barat

PERHATIKAN DAERAH SEKITARMU

Data Covid-19 Indonesia

Positif
Sembuh
Meninggal

Postingan terbaru

Danau Maninjau, Salah satu Panorama alam dari Sumatra barat

,
Triprofik.com Danau Maninjau adalah salah satu danau di Sumatra barat, terbesar setelah danau Toba, memang pulau sumatra ada beberapa danau yang lumayan menyajikan keindahan tersendiri, salah satunya danau Maninjau yang terletak di ketinggian 460 meter dari permukaan laut.

Danau ini mempunyai luas 100 km persegi dan mempunyai kedalaman sekitar 100 meter, dengan mempunyai luas tersebut, maka danau Maninjau menjadi danau terluas kesebelas di Indonesia.


Lokasi Danau Maninjau
Lokasi danau Maninjau terletak di Provinsi Sumatra barat, di jalan Bukittinggi, kabupaten Agam, Kecamatan Tanjung Raya, jarak Danau Maninjau dari pusat kota bukit tinggi berkisar 36 km.

Asal Usul Danau Maninjau
Menurut cerita setempat, Danau Maninjau bermula pada sebutan Bujang sembilan, Dahulu kala ada sebuah pasangan suami istri yang mempunyai sembilan anak laki-laki dan satu anak perempuan, lalu sembilan anak laki-laki tersebut yang dinamakan bujang sembilan, dan anak perempuan merupakan anak bungsu dari suami istri tersebut, kesepuluh anak itu yatim piatu.

Bujang sembilan mempunyai seorang paman yang bernama Datung Limbatang, Datung Limbatang juga mempunyai seorang anak laki-laki yang jatuh cinta dengan adik bungsu bujang sembilan, dan hubungan merekapun disetujuai oleh ayahnya yang merupakan paman dari bujang sembilan, yaitu Datung Limbatang.

Namun dari pihak bujang sembilan tidak merestui hubungan saudara sepupunya dengan adik bungsu kandungnya sendiri, akhirnya salah satu dari bujang sembilan yang merupakan kakak dari adik bungsunya, mempunyai rencana untuk menggagalkan hubungan mereka berdua.

Kukuban yang merupakan kakak tertua dari bujang sembilan menghadang kedua sejoli tersebut bersama warga, dan menuduhnya berbuat kesalahan yang melanggar asusila dan norma agama, akhirnya sepasang sejoli tersebut dihukum dengan diarak pada setiap perkampungan penduduk setempat.

Lalu dilemparkannya pada sebuah kawah gunung Sitinjau, pada saat sebelum pelemparan itu terjadi, Giran berdoa" jika aku tidak melakukan kesalahan yang sudah dituduhkan padaku, maka jadikanlah Kukuban dan bujang sembilan seekor ikan."

Setelah pelemparan itu terjadi, sesaat kemudian terjadilah fenomena alam aneh yang merupakan meletusnya gunung Sitinjanu, sedangkan awal mulanya baik-baik saja,  sehingga lentusan gunung Sitinjau membentuk sebuah kawah yang berisi air dengan bujang sembilan yang menjadi ikan mengisi danau Maninjau tersebut.

Maka terbentuklah sebuah danau yang disebuat danau Maninjau hingga sekarang.

Keindahan Danau Maninjau
Keindahan danau ini dapat kamu nikmati untuk mengisi liburan kamu sobat trip, keindahan yang tak ada duanya, dari ketinggian puncak lawang, kamu dapat melihat panorama yang menakjubkan di danuu ini,  danau Maninjau yang terbentuk dari letusan gunung api vulkanik ini menjadi danau terbesar setelah danau Toba yang letaknya juga di tanah Sumatra, sebuah danau indah yang mungkin kamu belum menikmati sebelumnya.

Danau Maninjau kelok 44
Danau Maninjau, adalah obyek wisata alam yang bisa di tempuh dari kota Bukit tinggi atau Lubuk Basung, Pemandangan terbaiknya jikakalau kita datang dari kota Bukittinggi, sebab kita melihat indahnya danau Maninjau dari atas puncak lawang serta perjalanan yang berliku-liku dan inilah yang disebut kelok 44 turun ke Danau Maninjau.


Dipinggir danau Maninjau kita dapatkan suasana religius dengan mendatangi museum/rumah kelahiran Buya Hamka serta menikmati ikan danau yang dijual disekitar danau, Untuk menikmati keindahan Danau Maninjau kita bisa bermalam di hotel/penginapan disekitar danau dari yang melati sampai yang berbintang.. Keramahan penduduk sekitar danau ini membuat rasa akrabpun terjalin, kita bisa dapatkan dengan ikut ngopi di warung/lapau disekitar Danau.






Mungkin Anda Juga Ingin Baca

TerPopuler