-->

Ad Unit (Iklan) BIG

Cara Membuat Chart di Powerpoint, Ternyata Mudah

Posting Komentar
Konten [Tampil]

Cara membuat Chart di Powerpoint - Haloo, ketemu lagi nih. Gimana? Masih semangat kan belajar power point! Kamu pasti tahu membuat presentasi yang menarik dan informatif itu sangat penting bukan? Salah satu cara untuk mencapai itu, bisa dengan menggunakan chart atau grafik pada PowerPoint. 

Mari kita mulai bersama bagaimana cara membuat chart di dalam presentasi PowerPoint dengan langkah-langkah yang sederhana!

Cara Membuat Chart di Powerpoint

Apa itu Chart dalam Power Point?

Sebelumnya, Apa itu Chart dalam PowerPoint? Chart dalam PowerPoint adalah alat yang digunakan untuk memvisualisasikan data atau informasi dalam bentuk grafik atau diagram. Dengan menggunakan chart, kamu bisa dengan mudah menyajikan data dalam bentuk yang lebih mudah dipahami oleh audiens. 

Apakah Chart dan Grafik pada Power Point Sama?

Chart dan grafik pada PowerPoint adalah istilah yang sering digunakan secara bergantian, tetapi pada dasarnya terdapat perbedaan tipis antara keduanya.

Chart adalah elemen yang digunakan untuk memvisualisasikan data atau informasi dalam bentuk grafik atau diagram. Artina, chart merupakan bagian dari PowerPoint yang memungkinkan kita membuat representasi visual dari data. Seperti bar chart, line chart, pie chart, dan sebagainya. Dengan kata lain, "chart" adalah alat dalam PowerPoint yang digunakan untuk membuat "grafik."

Sedangkan Grafik sendiri adalah hasil akhir dari proses penggunaan chart. Hal ini merupakan gambar atau diagram sebenarnya yang mewakili data dalam bentuk visual. Jadi, "grafik" merujuk pada gambar pada slide PowerPoint yang telah dibuat menggunakan "chart."

Sederhananya, chart merupakan alat yang digunakan untuk membuat grafik. Jadi, meskipun istilah-istilah ini digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari, ada perbedaan konseptual antara keduanya dalam konteks PowerPoint.

Berbagai Jenis Chart di PowerPoint

Tahukah kamu, Chart dalam PowerPoint memiliki beberapa jenis juga loh? Jenis chart akan membuat presentasi lebih hidup dan mudah dimengerti. Dengan berbagai jenis chart ini, kita memiliki banyak opsi untuk memvisualisasikan data dalam presentasi. Yang terpenting, pilihlah jenis chart sesuai dengan jenis data agar presentasi menjadi lebih menarik dan informatif.

Penasaran apa saja jenisnya? Mari kita kenali beberapa di antaranya.

1. Bar Chart (Grafik Batang)

Bar chart ini merupakan jenis chart yang sering digunakan untuk membandingkan data antara beberapa kategori atau periode. Kamu akan melihat batang datar yang mewakili data dalam chart. Bar chart sangat berguna untuk menunjukkan perbandingan antara data dengan mudah.

2. Line Chart (Grafik Garis)

Line chart digunakan untuk menunjukkan tren atau perubahan data seiring waktu. Kamu akan melihat garis yang menghubungkan titik data dalam chart ini. Jenis ini akan cocok jika digunakan untuk menyoroti perubahan dalam data sepanjang waktu.

3. Pie Chart (Grafik Lingkaran)

Grafik lingkaran adalah chart yang menampilkan data dalam bentuk lingkaran. Setiap bagian dari lingkaran mewakili persentase dari data keseluruhan. Hal ini sangat berguna untuk menunjukkan sejauh mana setiap kategori berkontribusi pada jumlah total keseluruhan.

4. Area Chart (Grafik Area)

Sama seperti line chart, area chart juga digunakan untuk menunjukkan tren seiring waktu. Namun, area chart ini mengisi ruang di bawah garis dengan menggunakan warna. Sehingga akan membuatnya lebih menonjol dan visual.

5. Scatter Chart (Grafik Sebar)

Grafik sebar digunakan untuk menunjukkan hubungan antara dua set data. Kamu akan melihat titik-titik tersebar pada jenis chart ini, sehingga dapat menilai apakah ada korelasi atau pola tertentu antara kedua set data.

6. Radar Chart (Grafik Radar)

Ini adalah jenis chart yang digunakan untuk membandingkan beberapa kategori berbeda dalam beberapa aspek. Grafik radar berbentuk seperti lingkaran dengan garis-garis yang menghubungkan titik data pada setiap aspeknya.

7. Box and Whisker Chart (Grafik Kotak dan Kumis)

Grafik ini digunakan untuk menunjukkan distribusi data, termasuk nilai tengah, kuartil, dan outlier. Jenis ini sangat penting jika digunakan untuk tema analisis statistik.

8. Histogram Chart (Grafik Histogram)

Histogram chart digunakan untuk menunjukkan distribusi frekuensi data dalam bentuk batang vertikal. Jenis ini sangat membantu dalam analisis data yang lebih mendalam.

Cara Membuat Chart di PowerPoint

Setelah kita mengetahui beberapa hal tentang chart pada powerpoint. Kamu juga ingin mengetahui bagaimana cara membuatnya bukan? Berikut beberapa langkah yang bisa kita ikuti untuk membuat chart di PowerPoint. 

1. Buka PowerPoint

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan membuka program PowerPoint. Kemudian, buka presentasi yang ingin kamu tambahkan chart ini. Kita bisa memilih slide yang paling sesuai dengan chart ini.

2. Akses Tab "Insert"

Langkah kedua adalah dengan mengakses tab "Insert" yang terdapat pada bagian atas layar PowerPoint. Ini menjadi hal yang penting untuk menambahkan elemen-elemen menarik ke dalam presentasi kita.

3. Pilih "Chart"

Setelah mengklik tab "Insert," kamu akan melihat berbagai pilihan elemen yang bisa ditambahkan ke dalam slide presentasimu. Dalam hal ini, carilah opsi "Chart." Selanjutnya, klik saja opsi tersebut dan kita akan melanjutkan.

4. Pilih Jenis Chart

Sekarang saatnya untuk memilih jenis chart sesuai dengan data yang ingi kamu tampilkan. Seperti penjelaskan sebelumnya, kita bisa menggunakan berbagai jenis chart, mulai dari bar chart, line chart, hingga pie chart. Jangan lupa, pilih sesuai dengan konteks data, ya!

5. Isi Data

Setelah memilih jenis chart, PowerPoint akan membuka jendela Excel yang terintegrasi. Jangan panik! Pasalnya, ini adalah tempat di mana kamu akan memasukkan data-data yang akan menjadi dasar chart. Selanjutnya, isi dengan seksama.

6. Kustomisasi Chart

Setelah data terisi, sekarang saatnya untuk berkreasi! Kamu bisa menyesuaikan tampilan chart sesuai dengan selera dan pesan yang ingin disampaikan. Bisa dengan mengubah warna, tambahkan label, judul sesuai kebutuhan agar chart menjadi lebih menarik.

7. Tutup Jendela Excel

Setelah puas dengan hasilnya, kamu bisa menutup jendela Excel tersebut. Chart yang dibuat akan muncul pada slide PowerPoint tanpa perlu melakukan usaha tambahan.

8. Sunting Chart (Opsional)

Jika ada perubahan atau penyesuaian yang perlu dilakukan, kamu bisa dengan mudah mengklik chart dan menggunakan opsi editing yang muncul di sekitarnya.


Itu dia, beberapa cara membuat chart di PowerPoint dengan mudah dan menyenangkan! Dengan chart di PowerPoint, kamu bisa membuat presentasi lebih hidup dan efektif. Semoga artikel ini membantu. Sukses selalu dengan presentasimu yang baru!

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter