Resep Bakso Urat Yang Renyah Dan Gurih di Setiap Gigitan

PERHATIKAN DAERAH SEKITARMU

Data Covid-19 Indonesia

Positif
Sembuh
Meninggal

Postingan terbaru

Resep Bakso Urat Yang Renyah Dan Gurih di Setiap Gigitan

,
Resep Bakso Urat Yang Renyah Dan Gurih di Setiap Gigitan

Triprofik.com - Dalam kesempatan kali ini saya akan sharing Resep Bakso Urat dengan rasa khas yang renyak dan gurih sesaat masuk kedalam mulut,dan bisa di praktekkan langsung dirumah tentunya.

Dalam penyajiannya Resep Bakso Urat disini tidak jauh beda dengan Resep Bakso Aci dan atau Resep Bakso Mercon cuman yang membedakan adalah isian didalamnya,bakso urat juga cocok untuk disajikan dengan digoreng atau biasa kita kenal dengan Bakso Goreng.

Bakso atau baso merupakan jajanan berbentuk bulat yang berbahan dasar daging giling,tepung tapioka dan bahan pelengkap lain. Pada awal kemunculannya bakso berbahan dasar daging sapi,namun seiring dengan berkembangnya jaman,banyak tangan-tangan kreatif dalam bidang kuliner menggantinya dengan daging lain seperti daging ikan dan ayam yang relatif murah dalam segi harga,selain itu daging ayam juga tak kalah enak ketimbang daging sapi. Ilmupedia.net

Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur dan ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan ataupun mal-mal. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai.

Asal Muasal Bakso atau Baso

Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa-Indonesia. Hal ini ditunjukkan dari istilah 'bakso' berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti 'daging giling'. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Kini, kebanyakan penjual bakso adalah orang Jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang. Bakso Malang dan bakso Solo adalah masakan bakso dan disajikan dengan khas Jawa. Bakso berasal dari Tiongkok tetapi berbeda dengan bakso Malang dan Solo. Bakso Tiongkok biasanya terbuat dari babi atau makanan laut dan warnanya agak kecoklatan serta bentuknya tidak bulat sekali. Sedangkan bakso Malang dan Solo terbuat dari daging sapi, berwarna abu-abu dan bentuknya bulat sekali. Bakso Tiongkok biasanya tidak disajikan dengan kuah melimpah berbeda dengan bakso Malang dan Solo yang disajikan dengan kuah melimpah.

Bakso Solo merupakan usaha turun temurun dari Bakso Wonogiri, karena banyak anak cucu yang menetap dan membuka usaha bakso di Kota Solo dan sekitarnya, terutama daerah perkotaan yang letaknya begitu strategis di pinggir jalan raya.

Macam-macam Bakso di Indonesia


Bakso atau Baso di Indonesia sendiri sudah mengalami banyak perubahan dan modifikasi dalam bentuk,isi dan resep-resepnya sehingga menjadi lebih menarik pelancong kuliner untuk menyantapnya,dalam modifikasi disini bukan hanya dalam bentuk dan citarasa,namun dalam penamaannya juga banyak ditambahkan nama-nama yang unik untuk menarik minat konsumen, Sebut saja;

Bakso bola tenis atau bakso telur

Bakso berukuran bola tenis dan berisi telur ayam rebus didalamnya untuk menambah kesan rasa gurih dari si telur untuk bakso.

Bakso gepeng

Bakso berbentuk pipih,seperti yang saya katakan tadi,baso yang berbentuk bulat sudah terlalu mainstream dan banyak dijumpai atau bahkan sudah ribuan kali kita memakannya,nah maka dari itu kini sudah ada bakso gepeng bagi mereka-mereka yang anti mainstream.

Bakso ikan

Bakso berbahan dasar daging ikan,sangat cocok untuk kamu yang alergi daging sapi dan ayam 

Bakso udang

Bakso berbahan dasar dari daging udang,baso disini relatif cukup mahal ketimbang daging ayam dan menjadi kuliner yang sangat tepat bagi penggemar seafood.

Bakso Malang

Hidangan bakso khas Kota Malang, Jawa Timur lengkap dengan mi kuning, tahu, siomay, dan pangsit goreng. Pedagang bakso Malang yang terkenal adalah Henky Eko Sriyantono pemilik Bakso Malang Kota Cak Eko.

Bakso Karimunjawa

Bakso Karimunjawa atau lebih dikenal Bakso Ikan Ekor Kuning adalah bakso yang bahannya berasal dari ikan ekor kuning.

Bakso Solo dan Bakso Wonogiri

Hidangan bakso yang berasal dari Solo dan Wonogiri, bentuknya lebih kecil dari bakso Malang dan tidak selengkap bakso Malang. Tetapi bakso Solo dan Wonogiri memiliki rasa khas sapi yang kuat. Bakso Solo dan Wonogiri terdapat campuran irisan daging sapi atau tetelan. Pedagang bakso Wonogiri yang terkenal adalah Ki Ageng Widyanto Suryo, pemilik Bakso Lapangan Tembak Senayan.

Bakso keju

Bakso resep baru berisi keju,dan keju yang paling banyak digunakan adalah keju mozzarella.

Bakso bakar

Bakso yang diolesi bumbu khusus dan dibakar langsung (tanpa arang) dan disediakan bersama potongan ketupat dan kuah kaldu yang hangat dan bumbu kacang. Biasanya bumbu oles sebelum dibakar merupakan salah satu yang menentukan enak atau tidaknya bakso bakar. Baso bakarpun bisa juga dimakan langsung tanpa pelengkap lain.

Bakso kerikil

Untuk bahan daging relatif sama dengan bakso-bakso pada umumnya, namun ukuran bakso ini lebih kecil hingga disebut bakso kerikil.

Bakso Balungan

Bakso seperti biasa namun ada tambahan lain yakni tulang dengan daging yang menempel pada daging.

Bakso Unyil

Bahan dasarnya daging sapi digiling tetapi ukuran bulatannya seukuran kelereng

Bakso tahu goreng (disingkat Batagor)

Bahan dasarnya daging sapi; penyajian dikombinasi/dicampurkan dengan tahu goreng. Bakso jenis ini banyak dijumpai di Kota Bandung, Jawa Barat.

Bakso Ceker

Baso biasa dengan tambahan ceker didalam mangkuknya.

Bakso urat

Nah sudah sampai kita pada bakso urat,yakni bakso yang diisi irisan urat atau tendon dan daging tetelan kasar didalam bakso sehingga ada sensasi renyah Wikipedia

Langsung saja berikut bahan dan langkah-langkah pembuatan Bakso urat.

Bahan-bahan

> 500 gr daging sapi (pisahkan dulu urat dan lapisan2 diluar daging yak)
> Urat sapi secukupnya, cincang kasar
> 1 sdm munjung Bawang merah goreng
> 2 sdt bawang putih goreng
> 1/2 sdt baking powder
> 2 sdt garam
> 1 sdt gula pasir
> 1 sdt merica bubuk
> 4 sdm munjung tepung sagu
> 1 bh putih telur
> 120 gr es batu

Setelah terkumpul semua bahan-bahannya maka kita lanjutkan ke tahap pembuatan Baso urat.

Pertama-tama giling daging sapi sampai halus, masukkan Bawang merah dan Bawang putih goreng, giling lagi sebentar. Tambahkan es batu yang sudah diserut dan mulai menggiling kembali. setelah beberapa menit masukkan baking powder, garam, gula pasir, merica bubuk, dan tepung sagu, giling sebentar lalu masukkan putih telur, lepas itu giling lagi hingga adonan menjadi pasta dan siap untuk dibentuk.
  
Setelah itu pindahkan adonan bakso ke wadah lalu masukkan urat sapi yg sudah dicincang kasar, campur rata. Simpan di freezer 10 menit.

Lalu didihkan air lalu matikan apinya, cetak adonan bakso hingga habis kedalam air panas yang sudah disediakan, dan masak kembali bakso hingga mengapung (pertanda bakso sudah matang). Angkat dan rendam sebentar di air dingin untuk menghentikan pematangan baksonya,atau cukup di diamkan di suhu ruangan. Dan setelah dingin bakso urat siap disajikan atau disimpan dalam freezer.

Nah bagaimana bund,cukup mudah dan bahan yang relatif murah kan bund ?
oke,good luck dan selaman mencoba.
Mungkin Anda Juga Ingin Baca

TerPopuler