2 Waktu Tidur yang dilarang dalam Islam

PERHATIKAN DAERAH SEKITARMU

Data Covid-19 Indonesia

Positif
Sembuh
Meninggal

Postingan terbaru

2 Waktu Tidur yang dilarang dalam Islam

,
2 waktu tidur yang dilarang dalam islam
Triprofik.com-Tidur merupakan kebutuhan manusia, sama halnya seperti makan, jika tidak makan maka tubuh akan melemas dan akhirnya meninggal atau mati kelaparan, begitu juga dengan tidur yang merupakan kebutuhan pokok bagi tubuh manusia, Tidur boleh kapan saja di saat kita sedang lelah atau sudah masuk waktunya tidur, akan tetapi Islam mengatur 2 waktu tidur yang dilarang, mengapa demikian, berikut penjelasannya.

Rasul mengatakan Tidur memang hak untuk tubuh kita istirahat, Tidur dapat meremajakan kulit yang seharian beraktivitas, tidur juga dapat menyegarkan kembali tubuh yang mulai lelah dan redup, dengan tidur semua tenaga akan kembali seperti semula.

Berikut 2 waktu Tidur yang dilarang dalam Islam


1.Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh


Tidak dapat dipungkiri Tidur di pagi hari atau setelah Sholat Shubuh memang sangat nyaman untuk dilakukan, jujur saja saya juga penikmat tidur setelah shubuh ini, namun setelah tau larangan ini, saya akan berusaha untuk tidak tidur di pagi hari, karena alasan berikut.

Dari Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya,” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih).

Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata: “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalig – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa,” (Madaarijus-Saalikiin 1/459).

2. Tidur Sebelum Shalat Isya’


Biasanya setelah Sholat Magrib badan terasa lelah dikarenakan aktivitas disiang harinya, maka spontanitas tubuh dan mata akan terjalin erat dengan tidur, kadang disaat melaksanakan Sholat Magrib mata terasa tidak dapat di buka, karena lelahnya aktivitas di siang harinya, oleh sebab itu ada sebagian orang yang melakukan tidur di waktu sebelum Sholat Isya' padahal hal tersebut dilarang dalam Islam, berikut penjelasannya yang saya kutip dari Islampos.

Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu: ”Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya,” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).


Mayoritas hadits-hadits Nabi menerangkan makruhnya tidur sebelum shalat isya’. Oleh sebab itu At-Tirmidzi (1/314) mengatakan : “Mayoritas ahli ilmu menyatakan makruh hukumnya tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya. Dan sebagian ulama’ lainnya memberi keringanan dalam masalah ini. Abdullah bin Mubarak mengatakan : “Kebanyakan hadits Nabi melarangnya, sebagian ulama membolehkan tidur sebelum shalat isya’ khusus di bulan Ramadlan saja.”

Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata dalam Fathul-Baari (2/49) : “Di antara para ulama melihat adanya keringanan (yaitu) mengecualikan bila ada orang yang akan membangunkannya untuk shalat, atau diketahui dari kebiasaannya bahwa tidurnya tidak sampai melewatkan waktu shalat. Pendapat ini juga tepat, karena kita katakan bahwa alasan larangan tersebut adalah kekhawatiran terlewatnya waktu shalat.” []

Sekian semoga bermanfaat untuk diri saya sendiri dan orang lain.

Sumber: Islampos
Mungkin Anda Juga Ingin Baca

TerPopuler