-->

Ad Unit (Iklan) BIG

Catatan akhir santri

Post a Comment
 Rabu sore 20 juni 2007 aku di antarkan oleh orang tuaku ke pondok pesantren di kecamatan sukowono  kabupaten jember , hati ini bergetar akan keraguan dan ketidak pastian dalam memilih hidup di pesantren yang mana aku masih belum menyentuhnya sama sekali , awalnya aku tidak mau meneruskan kepesantren tapi setelah di nasehati oleh orang tuaku aku mencoba memberanikan diri walau hati ini , jiwa ini berat menerimanya , 

Malu.
foto by rofik86
..... itu yang aku rasakan setiap ketemu dengan orang baru.. ini lah sifatku yang sangat sulit ku buang sulit sekali ...
entah siapa yang mulai entah di mana awal itu aku mulai

hidup di pesantren emang butuh perjuangan , kesabaran mengantri , segala macam di urusi sendiri ,mencuci baju , membeli makanan , dan serba gak enak , tetapi itu semua hanya saja melatih jiwa kita , otak kita biar tahan banting di kemudian hari ,
so intinya hidup di pesantren itu serba gak enak namanya juga hidup di desa orang,
 siapa coba hidup di desa orang tapi gak bebas gak enak kannn ...

ujianku
setengah perjalan aku hidup dipesantren emang sichh masih belum kerasan inginnya pulang terusss....
akhirnya pun aku kenak sakit yang begitu menyiksa diri ini sehingga memaksaku untuk pulang ,
sakit di perutku sangat perihh bontang banting tubuhku menahan sakit itu hinga aku opname di rumah sakit , kata dokter harus di operasi ,,
boro-boro di operasi di infus aja aku kabur... pura-pura bilang sembuh dan lari keluar kamar waktu mau di infus 😆😆😆 hahah emang sichh keliatannya lucu-lucu tapi malu gitu di liat banyak orang , anak cowok kok takut di infus ....

akhirnyapun aku terinpirasi dari sebuah bayi yang sakit  pakek infus yang di gendong entah orang tuany atau  siapa ,, hahhh kok aku kalah dengan anak bayi yaa adohhh
akupun memberanikan diri di infus ,
detik -detik jantungku berdegup kencang , nafas tinggiku naik turun begitu cepat aliran darahku deras  ditubuhku, pejamkan mataku jarum infuspun masuk ke dalam kulitku hiiiiii.....
sakit sekali ......
tiga hari tiga malam aku dirumah sakit , gak sampek sembuh total akupun ingin pulang ,
setelah nyampek rumah, sakit  di lambungku masih terasa sangat perihhh, satu pekan dirumah
akupun kembali ke pesantren , sampai beberapa bulan kemudian sakit itu masih sering kambuh lagi , 
pelajaranpun dimulai hari-hariku sudah mulai aktiv lagi di pesantren
empat tahun perjalananku sudah mulai lelah , akibat sakit lambung akupun tidak boleh telat makan dan harus menjahui makanan yang berasa pedas.. gak ada kegiatan memang sichh aku tidak berminat sekolah umum gurunya keras sekali akhirnya aku memutuskan untuk berhenti ,



Rofik86
Seorang yang berpegang teguh pada komitmen dan tentunya sangat setia pada seorang wanita

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter
close