Cinta pertama dihari kemerdekaan Indonesia

PERHATIKAN DAERAH SEKITARMU

Data Covid-19 Indonesia

Positif
Sembuh
Meninggal

Postingan terbaru

Cinta pertama dihari kemerdekaan Indonesia

,
Triprofik.com-Bulan Agustus menjadi kenangan terindah dalam hidupku,  waktu itu aku tidak pernah jauh sama seseorang yang aku sayangi, momen bulan agustus menjadikan hubungan ini semakin dekat, aku suka dia yang selalu bersama dan bahagia disaat bersamaku, dia yang selalu memberikan senyuman diawal pagi hari datang kesekolah.



senyuman yang membuatku tak dapat melupakan kenangan itu, terlalu indah dan terlalu menjelma dalam ingatan, tapi pertanyaan yang belum terjawab kemanakah dia sekarang ?

Iis Arisma seorang adik kelasku yang bisa membuatku terbuai akan indahnya cinta pertama, cinta ini tumbuh dalam kurun waktu yang begitu lama, 4 tahun cinta ini berjalan dalam naluri hatiku dalam rumah cinta yang sejak awalnya kosong namun dengan kehadirannya ruang kosong berisi dengan cinta yang pertama dan sangat jauh dari kata tak bahagia.

Seperti yang tertulis dalam buku, diceritakan dalam film, memang cinta pertama sangat sulit dilupakan meskipun kejadian itu sudah puluhan tahun silam, namun rasa itu tidak akan pernah musnah dalam ingatan, kenapa bisa begitu?

mungkin kosongnya cinta, dapat menyimpan ingatan dalam, disaat cinta pertama itu datang, aku sendiri tidak tau jelas tentang hal itu, tapi yang jelas cinta pertama memang terlalu indah untuk dilupakan.

Agustus penuh dengan kejutan
Pastinya kamu semua sudah pada tahu kalau bulan agustus dipenuhi dengan kejutan lomba berbagai macam, bahkan diriku dikejutkan dengan hadirnya seseorang yang dapat memberi motivasi semangat dalam hidupku, bukan itu saja cinta itu menjadikan aku dari diriku sebelumnya, aku tidak paham itu tapi yang aku tahu, kalau jejak diri ini perlahan berubah dengan hadirnya cinta pertamaku.

Sejak lama aku mencintanya dan sejak lama aku suka dengannya namun aku enggan menyampaikan rasa itu, aku takut dan tidak berani dengan cinta pertama yang datang padaku, tapi lambat laut cinta itu mulai terungkap disebabkan kedekatanku dengannya, usut punya usut dia juga mencintaiku dan sejak itu aku tau maksud dari senyum manisnya.

Terlalu dini cinta ini tumbuh dalam hidupku dan tidak selayaknya cinta ini datang begitu cepat sehingga aku tidak dapat menahan rasa yang begitu membara dalam anganku, hari-hariku begitu bersemangat menunggu pagi agar dapat cepat bertemu dengannya.

Pagi datang dengan senyum indahnya mentari bersama pancara wajahnya aku silau menatap senyum manisnya, terlalu membuatku tampak bahagia dengan kedatangannya terlihat dari titik kejauhan raut wajahnya berbinar sinar.


Aku menatap wajahnya, aku terbuai senyumnya, aku tidak punya nyali, aku takut, aku rindu, semua rasa itu ada dalam diriku namun semua itu hanya membektuk penyesalan yang mungkin sekarang aku mengharapkan momen itu.

Gerak jalan dibulan Agustus
Aku dan dia kebetulan mengikuti lomba tersebut namun kelompok putra sudah sampai finish lebih dulu, aku cari dia, aku kesana-kemari noleh kanan kiri agar aku tau dia ada dimana, tetapi aku tidak dapat menemukannya, akhirnya aku memutuskan untuk pulang, diperjalanan pulang aku melihatnya, sepintas aku dan dia berpandangan, dia melambaikan tangannya aku juga sepontan tersenyum dan lambain tanganku mengikutinya.

Hubungan yang sangat bahagia, aku membuka baju seragamku untuk menghilangkan rasa panas karena mengikuti lomba gerak jalan, terlihatlah kaos berwarna kuning yang memang ciri khas kaos olahraga di sekolahku, aku merasa bangga dengan kaos itu, aku merasa pd berada didekatnya.

Siang itu masih tersimpan jelas dalam ingatanku, dibulan Agustus identik dengan panennya tembakau didesaku, setelah aku sampai dirumah, halaman rumah dipenuhi dengan tembakau yang sudah siap untuk dikeringkan, aku ingat betul waktu itu, aku senyum sendiri jika teringat senyumnya, aku seperti orang yang memiliki kebahagian didunia ini yang tidak ada duanya.

Momen bulan Agustus yang bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia memang memberikan kesan terdalam dihidupku, momen yang dapat aku ceritakan dalam blog ini sangat indah jika dapat terulang kembali, rasanya aku tidak bisa melupakan momen tersebut.

Hari jadian tak direncanakan
Keakraban kami semakin dekat, sering kami berjalan bersama disaat istirahat sekolah, menceritakan keseharian dirumah, bersenda gurau dengan dia memang suatu hal yang sangat luar biasa mengingat banyak teman sekolah yang menginginkannya, tapi akhirnya akulah sosok laki-laki yang dekat dengannya.

Pagi hari bel berbunyi untuk melaksanakan senam pagi dihalaman sekolahku, semua temenku mengambil posisi masing-masing dengan struktur barisan dimulai dari kelas paling senior, dan secara kebetulan dia berada tepat dibelakangku, aku santai saja dan aku bahagia bisa dekat dengannya.

waktu itu semua temanku membuliku, mungkin mereka iri dengan kedekatanku, bisa saja mereka juga ingin merasakan hal sepertiku yang memang Iis menjadi rebutan teman-temanku, aku mencoba mencari tempat lain namun iis tetap saja ikut dibelakangku, sepontan semua temanku bersorak" cie cie iis suka sama Rofik" namun dia tidak ragu dan mengucapkan" aku memang suka sama Rofik" dan kami memang sudah lama dekat tiap hari bersama.

Detak jantungku berdegup kencang aku baru sekarang mendengar kata-kata itu, aku baru sekarang merasakan ungkapan cinta dari seseorang yang memang aku juga mencintainya jauh-jauh hari, sungguh pengalaman pertama yang sangat menyentuh hati ini, merubah kebiasaan yang tak biasa aku rasakan, keseharianku menjadi lebih bersemangat dan mungkin aku orang paling semangat didunia ini.

Cinta pertama bagiku
Hal yang paling aku rasakan disaat cinta itu hadir ditengah masa usiaku yang sangat muda, bahkan cinta itu hadir disaat diri ini punya rasa ingin tahu tinggi tentang perasaan cinta, tepat sekali cinta ini hadir hingga meninggalkan jejak dalam dihati ini, hal yang mengubah hidupku, keseharianku, kebiasaanku, semangatku menjadi sebuah motivasi belajar dalam hidupku.

Kekuatan cinta pertama melebihi motivator paling ulung didunia ini, kekuatan motivasi mengalahkan semangat yang didorong keinginan semata, namun cinta pertama dapat mengubah kebiasaan hidup menjadi luar biasa, beruntung saja aku gunakan dalam konteks kebaikan.

Perpisahan tanpa kesalahan
Tahun kelulusan sudah didepan mata, kini perpisahan akan ada diambang pintu, sungguh momen yang tidak aku inginkan, aku akan berpisah dengan seseorang yang paling aku sayang, yang selama ini sudah ada dalam hidupku, namun disisi lain tidak dapat menolak perjalanan takdir yang sudah tertulis, hanya sedikit saja kesempatan dan pertemuan yang dapat kita jalani.

Hidup mulai berubah sedikit demi sedikit, kebersamaan mulai berkurang, apalagi dijaman itu dunia teknologi masih minim, dengan tidak adanya alat komunikasi yang mendukung, cinta ini berahir tanpa kesalahan, sangat disayangkan begiku berpisah dengannya, yang sudah merubah cara hidupku.

13 Tahun tanpa pertemuan sekalipun
Rasa penasaran pasti ada, bagaimana dengan kabarnya, bagaimana dengan keadaanya, mungkin dia sudah lupa dengan kejadian 13 tahun yang lalu, yang pernah kita lalui bersama, bercanda berguarau dengan keindahan suasana cinta kasih yang masih dibilang belia.

13 Tahun tanpa menatap raut wajahnya, selama itu pula aku kehilangan senyumnya, keseharian yang aku tidak inginkan berpisah dengannya, aku ingin punya waktu kembali kemasa itu, aku tidak bisa lupa begitu saja dengan keadaanku saat itu, bahagiaku yang tak dapat terukur dengan alat cinta, seandainya didunia ini ada alat ukur kebahagian cinta pertamaku, mungkin alat itu tidak akan sanggup mengukur dalamnya cintaku.

Begitulah kisah cinta pertamaku yang mungkin kebanyakan orang tidak pernah mengalami hal yang sama. begitu indah dikenang, selamat tinggal cinta pertamaku, kapan kita bisa bertemu meskipun cuma menatap wajah yang sudah dimakan usia ini.







Mungkin Anda Juga Ingin Baca

TerPopuler